KING SEIKO 4402-8000 Manual winding



Sudah lama saya punya keinginan untuk memiliki sebuah King Seiko yang desainnya sederhana, klasik dan menyerupai desain Grand Seiko 43999 yang sudah saya miliki sebelumnya. Dari banyak desain King Seiko yang pernah saya lihat, pilihan jatuh pada King Seiko manual winding dari keluarga movement 44X yang desainnya memang mirip dengan Grand Seiko 43999. Beberapa kali saya menjumpai tipe King Seiko 44 dijual di blog dan beberapa kali itu pula saya terlewat dan jam tersebut sudah terjual. Minggu lalu, keberuntungan menghampiri saya. Sebuah King Seiko 4402 berhasil saya pinang setelah menunggu sekitar 1 minggu untuk kepastiannya. 

King Seiko merupakan produk Seiko yang diperuntukkan untuk pasar premium pada masanya. Semua King Seiko dibuat oleh pabrik Seiko Daini, sedangkan Suwa, pabrik Seiko lainnya, memproduksi Grand Seiko dan tipe lainnya. Kualitas dari produk King Seiko memang berbeda dibandingkan dengan produk Seiko umum lainnya (pada saat itu). Kualkitas dan detail dibuat lebih rapih dan finishing yang cantik. Bagaimana dengan Grand Seiko? pada periode akhir 60-an sampai 70an, Seiko memiliki 2 jenis produk untuk pasar premium di Jepang yaitu King Seiko dan Grand Seiko. Entah karena alasan branding atau alasan lainnya, akhirnya Seiko hanya memilih Grand Seiko untuk memenuhi pasar premium yang menuntut jam yang akurat, klasik dan dengan estetika yang tinggi. Sedangkan King Seiko berhenti produksi.Untuk mendapatkan sebuah King Seiko yang masuk dalam kategori produksi awal semakin sulit, terutama yang masih dalam kondisi prima dan segar.


Apa yang saya suka dari King Seiko 4402 ini? pertama, desain nya yang sederhana. Menggunakan dauphine hands yang senada dengan warna dan logam yang digunakan pada indeks. Semua warna yang muncul dari jam ini seperti monochrome tanpa ada satu warna yang menonjol. Penampilan seperti ini semakin menambah kesan klasik secara keseluruhan.  

Kedua, sudah sejak lama saya menyukai jam antik yang memiliki lugs yang gemuk, lebih besar dari kebanyakan lugs jam antik. Bagi saya pribadi, desain lugs yang 'gemuk' ini memunculkan kesan sporty. Selain itu, apabila dilihat secara keseluruhan penampilan jam ini menjadi terlihat lebih proporsional dan nyaman ketika dikenakan. Kalau diperhatikan lebih dekat, desain lugs juga tidak hanya flat, tapi dibuat beberapa lekukan yang secara visual akan menambah kesan 3 dimensi dan secara estetika juga menjadi lebih menarik.


Berbeda dengan King Seiko generasi setelahnya, produk King Seiko generasi awal ini masih menggunakan jenis crown yang berbeda. Crown tidak bertuliskan 'KS' namun tertulis 2 huruf 'SW'. Desain crown juga dibuat lebih besar, hal ini untuk menyeimbangkan dengan desain lugs yang juga besar agar lebih terlihat proporsional.

King Seiko dari keluarga 44 ini memiliki 3 jenis emblem emas yang berada di case back. Jenis emblem emas yang ada di King Seiko saya ini adalah dari generasi kedua yang hanya bertuliskan 'SEIKO' saja. Generasi pertama memiliki desain emblem yang berbeda, yaitu seperti tameng dan generasi ketiga bertuliskan 'SEIKO' dengan tambahan logo 'petir' dibawahnya. Movement yang digunakan adalah 25 jewels manual winding yang sudah menggunakan hacking system dan quick set date mechanism. movement 4402 merupakan low beat movement dan termasuk dalam jajaran movement Seiko yang terkenal tangguh.


Nah, sekarang King Seiko 44 akan saya bandingkan dengan Grand Seiko 43999 yang merupakan Grand Seiko generasi kedua. Kedua jam ini memiliki konsep desain yang sama bahkan bisa dibilang 'kembar'. Beda secara visual yang terlihat adalah dimensi caing. King Seiko memiliki diameter 35mm sedangkan Grand Seiko sekitar 37mm, tidak berikut crown. Kemduian, kalau dilihat secara lebih mendetail dari finishing kedua jam ini, saya akui kalau Grand Seiko memang memiliki detail yang lebih cantik. Paling mudah adalah dengan melihat dari finishing indeks dan jarum pada Grand Seiko. Walaupun usian Grand tersebut sudah 50 tahun, tapi detail dan finishing nya masih terlihat sangat cantik.





0 Responses So Far: