ROLEX GMT Master Ref.16700


Maskapai penerbangan Pan-Am untuk pertama kalinya meminta kepada Rolex untuk membuat sebuah jam yang mampu menunjukkan 2 zona waktu sekaligus bagi pilot pesawat baru mereka saat itu yaitu Boeing 707 pada tahun 1956. Mereka memerlukan jam seperti ini karena mereka ingin para pilot mereka tetap bisa tahu waktu di local time mereka sementara mereka pergi ke zona waktu yang lain. Rolex akhirnya mengeluarkan solusi dengan memproduksi seri GMT-Master ref.6542. Ref 16700 adalah generasi terakhir dari seri GMT-Master dan setelah itu digantikan oleh GMT-Master 2 yang menggunakan movement yang berbeda. 16700 diproduksi selama 11 tahun dari sejak 1988 sampai tahun 1999.

Jam ini saya dapat dari seorang rekan penggemar Rolex juga. Jam dibeli di San Diego pada tahun 1995 dan sampai sekarang masih dalam kondisi Like New In Box, karena memang jam ini lebih sering disimpan daripada dipakai. Service terakhir dilakukan pada tahun 2004 dan dilakukan penggantian semua seal dan crown.


Ref. 16700 dibuat untuk menggantikan ref. 16750 yang masih menggunakan kaca mika. Sedangkan 16700 sudah menggunakan untuk pertama kalinya sapphire crystal. Di dalam katalog dan manual yang menyertai pembelian jam ini, juga dijelaskan mekanisme pengaturan GMT pada seri GMT Master II. Dan memang kedua jenis GMT-Master ini diproduksi pada waktu yang bersamaan.
16700 menggunakan movement cal.3175 yang secara fungsi tidak berbeda dengan cal.3075 yang digunakan pada seri sebelumnya. Cal.3175 merupakan high-beat movement dengan 28,800 beat per hour, hacking mechanism dan memiliki feature quick set date. Perbedaan utama movement 3175 dan 3185 yang digunakan pada ref.16710 adalah pada independent quick set hour hand. Pada cal.3175 tanggal bisa dirubah secara independent melalui crown. Disebutkan juga bahwa 16700 hanya diproduksi versi steel dan insert bezel pepsi saja. Hal ini untuk membedakan dengan seri 16710 yang juga dibuat dengan insert bezel hitam dan material kombinasi (Ref.16713). Tapi memang tidak tertutup kemungkinan ada banyak 16700 yang menggunakan insert bezel hitam karena permintaan khusus dari pelanggan. 16700 yang saya miliki ini produksi tahun 1995 jadi rantai yang digunakan masih model rantai lama dan belum menggunakan double folding claps.
Ref.16700 dibuat dalam 2 jenis finishing indeks pada dial. Dari mulai tahun 1988 sampai tahun 1997, indeks dan jarum masih dibuat dengan menggunakan Tritium karena itu pada dasar dial dituliskan "Swiss-T 25>
Ada hal yang menarik bagi saya dengan Ref.16700 ini. Awalnya 16700 diposisikan lebih rendah (harga juga lebih murah) daripada seri 16710 yang diproduksi bersamaan. Namun setelah Rolex memutuskan bahwa 16700 dihentikan produksinya dan hanya meneruskan ref.16710, kondisi berubah. Saya amati di beberapa toko jam online di internet dan juga pergerakan harga di ebay, harga 16700 diposisikan lebih mahal daripada 16710. Misalkan di ebay, rata-rata 16710 dijual di kisaran harga US$4,250-4,500 dan paling mahal sampai $4,800an. Sedangkan 16710 rata-rata dihargai diatas $5,000 dengan kisaran $5,300-5,500. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi di Indonesia. Disini harga pasaran 16700 selalu dihargai lebih murah daripada 16710. Mungkin market diluar lebih menghargai jenis Rolex yang sudah diskontinyu daripada yang masih eksis diproduksi, karena jumlah yang beredar juga jauh lebih sedikit 16700 daripada 16710.

Gambar Rolex diatas adalah perbandingan "Old and New" dari seri GMT. Yang sebelah kiri adalah GMT Ref.1675 produksi tahun 1968 dengan black matte dial dan indeks serta jarum jam yang sudah mulai menguning Tritium-nya. Perbedaan usia kedua jam diatas adalah 27 tahun dan memang bagi saya kecantikan kedua jenis jam itu berbeda aura-nya. Tinggal kembali pada selera kita lebih condong kemana..vintage atau modern?



0 Responses So Far: