TAG HEUER Carrera Re-edition Cal.17


Pada tahun 1950, Mexico berencana menyelesaikan jalan lintas negara yang diberi nama Pan-Americana Highway. Untuk merayakan peristiwa bersejarah itu, Mexico mengadakan perlombaan mobil yang melintasi jarak sejauh 3,500km sepanjang jalan dari mulai awal di Guatemala sampai ke Amerika Serikat. Nama perlombaan itu adalah "Le Carrera PanAmericana Rally Mexico", yang berhasil diselenggarakan sebanyak 5 kali sepanjang tahun 1950-1954. Rally ini termasuk rally yang berat karena peserta harus melewati gurun pasir, padang rumput yang luas, hutan dan juga pegunungan. Dari nama Rally inilah akhirnya Heuer memutuskan untuk membuat sebuah jam tangan yang menggunakan nama Rally tersebut, maka dibuatlah CARRERA.
Tipe Carrera sendiri pertama kali diproduksi pada tahun 1963, yang merupakan langkah baru bagi Heuer dalam mendesain pengukur waktu terutama Chronograph. Publik ternyata menyambut baik desain Carrera ini karena fungsi chronograph yang mudah dibaca, desain yang klasik dan sederhana serta movement yang handal. Heuer membuat tipe Carrera dengan beberapa evolusi pada desain sampai tahun awal 80-an.
Pada pertengahan tahun 80-an saat Tag bergabung dengan Heuer dan membentuk Tag Heuer, tema perusahaan yang sebelumnya sebagai penyedia 'tools' untuk penghitung kecepatan berubah dengan mengusung konsep AVANTE GARDE design atau sering juga ditulis dan disebut sebagai TECHNIQUES D'AVANTE GARDE. Karena prinsip ini maka manajemen Tag Heuer memutuskan untuk tidak lagi memproduksi tipe-tipe klasiknya dan beralih dengan desain-desain yang mutakhir dan terkini. Secara finansial konsep ini mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan, namun banyak pula orang yang sebelumnya begitu fanatik dengan 'old heuer' merasa bahwa Tag Heuer 'melupakan' mereka. Orang-orang 'old heuer' ini meminta kepada manajemen tag Heuer untuk kembali membuat tipe-tipe klasik yang pernah menjadi icon Heuer, terutama Carrera.

Permintaan ini ternyata tidak langsung dipenuhi oleh Tag Heuer karena merasa bahwa dengan product line yang baru Tag Heuer 'bersalin muka' sebagai produsen jam yang high profile dengan desain-desain yang sesuai kondisi jaman. Akhirnya pada tahun 1997/1998 Tag Heuer memutuskan untuk menghidupkan 'kenangan lama' pada saat jaman kejayaan Heuer sekaligus untuk memenuhi permintaan banyak orang yang ingin memiliki tipe-tipe Heuer klasik. Tipe klasik pertama yang dimunculkan adalah CARRERA first-edition yang diluncurkan pada tahun 1964. Tag Heuer mengeluarkan 3 varian Carrera ini: 18K YG (CS 3140), Steel dengan dial hitam (CS 3111), dan steel dengan dial silver (CS 3110). Kalau versi asli Carrera ini menggunakan manual chronograph movement dari valjoux 72, tipe re-edition menggunakan movement Lemania 1873 yang juga digunakan oleh Omega untuk tipe speedmaster Moonwatch.

Sambutan pasar ternyata luar biasa, dalam waktu sebentar Carrera Re-edition menjadi bahan pembicaraan dan banyak dicari oleh penggemar Heuer maupun Tag Heuer. Reaksi pasar yang luar biasa ini membuat Tag Heuer kembali mengeluarkan varian baru dengan desain yang diusahakan tidak jauh dari versi aslinya. Maka dikeluarkanlah tipe Carrera Re-edition dengan model "Daytona ring" karena desain sub register chronograph yang mirip dengan Rolex Daytona. Tipe ini masih menggunakan movement Lemania 1873.

Seiring dengan perkembangan brand Carrera dan juga permintaan dari pasar, akhirnya Tag Heuer mengeluarkan versi automatic. Maka diluncurkanlah tipe paling baru dari Carrera re-edition ini yang menggunakan automatic movement, seperti jenis Carrera yang ada dalam koleksi saya ini.

Karena menggunakan movement yang berbeda (automatic) maka reference number Carrera ini juga berbeda yaitu CS2113-0 (versi manual 3113). Diameter jam 39mm, tidak besar tapi juga tidak terlihat kecil. Tapi ukuran 39mm ini lebih besar dari versi aslinya. Kaca sudah menggunakan sapphire crystal, walau apabila dilihat sapphire crystal itu terlihat seperti mika karena desainnya yang timbul. Movement yang digunakan adalah dari ETA Cal.2890-A2 yang desain sub register dan peletakan feature tanggal banyak yang mengira jam ini menggunakan movement El primero dari Zenith. Memang serupa benar dan masih saja banyak orang yang salah kira. Movement ETA ini oleh Tag Heuer disebut sebagai Cal.17. Movement ETA 2890 ini dipadukan dengan module piggyback chronograph dari DuBois Depraz. Banyak pihak yang menyayangkan kenapa tag Heuer tidak menggunakan movement El Primerod dari Zenith karena para penggemar Carrera menganggap bahwa tipe ini layak disandingkan dengan the best automatic chronograph movement in the world.
Setiap carrera generasi baru memiliki 2 pilihan strap yaitu yang model racing ataupun black crocodile yang dipadukan dengan deployant buckle. Strap Crocodile hitam pada jam Carrera ini merupakan tambahan baru karena strap yang asli sudah rusak. Terlihat kondisi strap masih sangat bagus. Saya pribadi lebih suka dengan strap model croco ini karena menjadikan jam terlihat lebih elegan dan berkelas.
Saya sebenarnya bukanlah penggemar brand Tag Heuer, saya hanya suka Tag Heuer (atau Heuer) yang tipe-tipe klasik seperti halnya Carrera ini. Desain dial saya katakan cantik dan dibuat dengan estetika serta kualitas proporsi yang baik. Sub register model Daytona menurut saya membuat jam ini menjadi lebih 'halus' kalau dibandingkan dengan menggunakan sub register yang sama warnanya dengan dial. Proporsi yang baik juga termasuk besar jam secara keseluruhan. Diameter 39mm sangat pas untuk jam-jam klasik sport karena kalau dibuat besar malah akan terkesan modis dan fashion. Secara keseluruhan menurut saya ini asalah salah satu desain jam terbaik dari tag Heuer.

Karena desainnya yang klasik, maka jam ini tetap cocok dipadukan dengan model konsep baju seperti apapun baik formal maupun casual. Salah satu alternatif untuk merubah penampilan adalah dengan mengganti strap croco hitam dengan yang berwarna coklat. Hmm..pasti bagus juga..! Tag Heuer berikutnya yang menjadi target saya adalah MONACO Steve Mc Queen yang berwarna biru!..



0 Responses So Far: