GRAND SEIKO GMT SBGM 003J



 Tahun 2011, saya melihat jam ini pertama kali dikenakan oleh teman sehobi yang baru saja membelinya dalam kondisi baru. Saat itu saya sudah langsung jatuh cinta dengan Grand Seiko ini. Selain karena desainnya yang sederhana dan klasik, kualitas buatan Grand Seiko memang paling bagus dari jam Seiko tipe lain. Bahkan bila dibandingkan dengan banyak jam buatan Swiss, kualitas fisik Grand Seiko masih lebih bagus. Sejak pertemuan itu saya mulai berkeinginan untuk suatu kali memiliki jam ini. Pada posting saya sebelumnya, saya menulis mengenai jam-jam koleksi teman yang saat itu berkunjung ke rumah saya dan ternyata jam ini dia bawa. Ternyata, keinginan untuk memiliki Grand Seiko GMT baru jadi kenyataan dalam minggu ini.

GRAND SEIKO GMT ini memiliki ref. number SBGM 003 yang merupakan generasi kedua Grand Seiko GMT dan merupakan GMT pertama yang diproduksi untuk memenuhi pasar Internasional. Pertama kali di produksi pada tahun 2004 dan terus diproduksi sampai tahun 2010. Pada Bulan Oktober 2010, Seiko mengeluarkan Grand Seiko GMT yang menggunakan automatic movement terbaru dengan 3 days power reserve, ref number nya adalah SBGM 021. Dari sisi desain, antara SBGM 003 DAN SBGM 021 sangat mirip, perbedaan ada pada penggunaan solid caseback untuk SBGM 003, sedangkan SBGM 021 menggunakan sapphire crystal caseback. 


 Desain SBGM 003 terlihat sangat klasik. Kesan klasik dimunculkan dari penggunaan warna ivory lacquer pada dial dan bukannya putih dan desain indeks serta lugs yang sederhana. Salah satu keindahan yang dimunculkan oleh sebuah Grand Seiko adalah pada kualitas detailnya. Pada dial, kita bisa melihat setiap sudut indeks dan jarum dibuat bersudut dan dipoles dengan sangat baik. Setiap sisi yang dipoles dengan sangat baik ini memberikan dampak pada pantulan yang akan menyebar. Hal inilah yang membuat efek 3 dimensi menjadi semakin nyata dan akan terlihat cantik dari setiap sudut. Jarum GMT dibuat dengan warna biru yang terlihat kontras dengan warna dial.






 SBGM 003 menggunakan crocodile strap berwarna coklat dengan small grain. Strap croco tersebut kemudian saya ganti dengan croco strap sejenis dengan warna yang lebih tua dan grain (pola) yang sedikit lebih besar. Saya lebih menyukai croco strap baru ini yang saya peroleh dari seorang teman sehobi. Sulit untuk mendapatkan leather sttrap yang cocok dengan SBGM 003 karena ukurannya 19x16mm, serupa dengan ukuran strap untuk Rolex. Claps yang digunakan adalah deployant buckle yang didesain dengan sederhana namun cantik.


 SBGM 003 masih menggunakan automatic movement GMT Cal.9S56 yang pertama kali diproduksi pada tahun 2002 dan digunakan juga pada SBGM 001. Movement ini memilki power reserve 52jam. Sedangkan pada GMT generasi setelahnya, Seiko sudah menggunakan movement baru.


 Diameter casing adalah 39,5mm; sebuah dimensi yang ideal (menurut saya) untuk sebuah dress watch. namun Jam ini terlihat lebih besar dari ukurannya. Mungkin ini disebabkan karena penggunaan bezel yang tipis (sempit) sehingga bidang dial menjadi lebih lebar dan mendominasi secara visual. Sebab lain, posisi lugs yang tidak panjang sehingga 'kaki' jam tidak terlihat mendominasi penampang casing. Ketika dikenakan cukup nyaman dan eye catching karena finishingnya yang berkilau dari setiap sudut manapun kita melihatnya. Grand Seiko selalu tetap memunculkan senyum kagum saat setiap kali saya memandangnya..

Buy Rolex, If you want to impress others..
Buy Grand Seiko to impress your self...


Tamu Di Minggu Pagi




 Salah satu hal yang saya sukai dalam menjalankan hobby ini adalah mendapatkan kunjungan dari rekan sesama penggemar jam. Salah seorang yang sering datang ke rumah saya di Bekasi adalah rekan penggemar jam yang tinggal di kali malang, tidak begitu jauh dari tempat saya tinggal. Minggu pagi ini, rekan saya datang lebih pagi dari biasanya, jam 06.30. Suasanan menjadi lebih 'hangat' ketika rekan tersebut membuka bawaan yang disimpan dalam kotak plastik Tupperware. Isinya sangat luar biasa dan saya yakin orang tidak menyangka kalau dalam kotak plastik kecil tersebut ada barang yang nilainya sangat berharga.

Rekan saya yang satu ini memang dikenal sebagai penggemar jam yang selektif, tidak heran kalau hampir semua koleksinya dalam kondisi yang sangat bagus dan dirawat dengan sangat baik. Begitu juga jam-jam yang dibawa pagi itu. Mari kita lihat satu persatu..

ROLEX AIRKING 14060M


 Sungguh cantik Rolex Airking yang pagi itu dia pakai. Yang membuatnya sangat menarik, selain kondisinya yang sangat bagus, adalah warna birunya yang meneduhkan dan desain dial yang menyerupai desain Rolex Explorer 1 dengan adanya indeks arabic 3, 6 dan 9. Perawakan rekan saya tersebut besar, tapi ketika pakai Airking ini tetap terlihat bagus. Selama ini, saya selalu menghindari untuk memiliki sebuah Airking karena desain dan ukurannya, tapi untuk Airking yang satu ini adalah pengecualian!. Kebetulan saat itu saya menyimpan di rumah Rolex Oysterquartz yang warnanya biru ke-ungu-an dan ketika dijajarkan warnanya sangat klop sekali dengan Airking tersebut. Walaupun terpaut belasan tahun dalam usia produksi, tapi kecantikan Oysterquartz yang jauh lebih tua juga tidak kalah cantiknya..


ROLEX SUBMARINER 16610 dan GMT MASTER 16700


Duo tipe Rolex sport ini sering disebut sebagai 'must have' bagi kalangan penggemar Rolex. Tipe ini menjadi icon bagi merek tersebut. Kedua tipe tersebut sekarang sudah diskontinyu dan mungkin karena sebab itulah keberadaannya semakin sulit untuk didapat dan ini tentunya berpengaruh terhadap harganya. Sebuah anomali untuk merek Rolex terutama tipe sport, ketika sebuah tipe sudah diskontinyu, harga tipe tersebut malah terkerek naik secara otomatic. Hal ini tidak terjadi di banyak merek jam lain, ketika sebuah tipe diksontinyu, maka tipe tersebut akan diberi diskon yang lebih banyak. Kedua tipe ini memang yang mengalami koreksi harga yang paling besar. Kedua jam ini masih dalam kondisi yang sangat bagus (mint)!

JAEGER LeCOULTRE Master Compressor Geographic

JLC  adalah salah satu merek jam yang sangat saya hormati, terutama dari filosofi desain dan konsistensi serta komitmen JLC dalam mempertahankan tradisi pembuatan jam mechanical. JLC merupakan merek yang secara konsisten mendesain dan memproduksi caliber movement baru. JLC bukanlah merek jam yang menggunakan 1 jenis movement untuk banyak tipe. Karena itu JLC dikenal sebagai salah satu penerima paten paling banyak untuk movement jam. Desain mereka khas dan banyak orang bilang kalau desain jam dan movement JLC unik serta smart. Master compressor merupakan salah satu Big Hit bagi JLC karena desainnya yang khas dan teknologinya yang user friendly, terutama bagi frequent traveller yang membutuhkan informasi waktu lain dalam sekali pandang. Jam ini adalah jam yang termasuk jarang dipakai oleh teman saya karena mungkin terlalu sayang (?)


 GRAND SEIKO GMT Automatic


Yes..This is one of my dream watch ! Sejak pertama kali melihat jam ini dipakai oleh salah satu teman saya sekitar 7-8 tahun lalu, saya sudah jatuh cinta dengan desain Grand Seiko GMT. Saat itu yang dikenakan teman saya adalah versi lebih tua dari GS GMT ini yaitu SBGM003. Saat itu GS tidak dijual diluar Jepang dan teman saya harus membelinya langsung ke Jepang. GS GMT yang dimiliki oleh teman saya ini adalah versi barunya dan merupakan versi international dari GS. Desain dial tidak banyak berubah, hanya caseback yang dulunya masih dibuat transparan. Dialnya unik karena warna semu krem dan terlihat klasik. Kualitas buatannya? jangan ditanyakan lagi karena anda akan kagum dengan detail nya yang sangat halus dan presisi! Kondisi jam ini masih terlihat seperti baru karena pemilik sebelumnya yang juga teman sehobby jarang mengenakan jam ini.


Solid Cseback Grand Seiko



PATEK PHILIPPE CALATRAVA

Patek Philippe Calatrava ini merupakan jam impian bagi teman saya dan jam yang laing dia sukai saat ini. Saat kedatangan-kedatangan sebelumnya berulang kali dia mengatakan ingin sekali punya Patek yang klasik dan timeless, dan itu hanya bisa didapat pada tipe Calatrava. Desain jam Calatrava nyaris sangat sederhana dan tidak banyak perubahan baik dari segi major design atau dari dimensi casing, tetap berkisar 34-35mm. Kondisi jam ini nyaris seperti baru. Terbuat dari 18K YG dengan crocodile strap berwarna hitam dipadu dengan tang buckle emas juga. Meskipun dimensi 34mm, tapi saat dipakai di tangan tidak terlihat terlalu kecil. Patek Philippe merupakan merek yang dianggap paling likuid (selain Rolex). Merk ini selalu mendominasi rumah-rumah lelang dunia dan kecenderungan merk ini menjadi komoditas untuk disimpan dan dijual di kemudian hari. Beberapa tipe yang sangat dicari oleh para penggemar jam selain Calatrava adalah Nautilus. Someday, saya juga ingin punya setidaknya 1 buah Patek Philippe yang akan disimpan sebagai warisan keluarga..


ROLEX Thunderbird Ref.1625 produksi 1961



 Selama menggeluti hobby jam antik sejak tahun 1997, banyak hal menarik, selain mendapatkan begitu banyak teman baru, terkait dengan bagaimana saya mendapatkan jam-jam koleksi saya. Beberapa kali mendapatkan jam antik dengan value bagus yang dijual di kaki lima, atau mendapatkan jam antik yang sangat jarang ditemui. Dan yang paling menyenagkan adalah ketika mendapatkan sebuah jam antik dari pemiliknya langsung (bukan dari pedagang), karena jam itu akan memiliki cerita. Salah satunya adalah jam antik terakhir yang saya dapat beberapa hari lalu ini.

Seorang anak muda datang ke rumah saya dengan membawa sebuah jam Rolex antik peninggalan orang tuanya. Sayangnya, kondisi jam waktu saya terima dalam keadaan yang menyedihkan terutama kondisi fisik yang terlihat. Saat itu saya tidak bisa melihat movement-nya karena caseback tidak bisa dibuka sama sekali, bahkan bergeserpun tidak.


Kondisi jam saat itu: mika sangat buram dan beberapa bagian pecah sehingga saya tidak bisa melihat dengan jelas kondisi dan warna dialnya. Crown tidak bisa mengunci, casing baret-baret dengan caseback tidak bisa dibuka, kondisi bezel dan casing penuh baret dan kotoran yang menempel selama bertahun-tahun. Orang muda tersebut bercerita bahwa jam ini dulunya adalah pemberian orang tuanya pada tahun 1998. Karena tidak suka jam dan tidak akan memakainya, maka jam itu hanya disimpan di brankas sampai sekitar minggu lalu. Jadi jam itu sudah tidak digunakan selama belasan tahun! karena lama disimpan dalam tempat yang lembab, maka warna dial yang semula hitam menjadi kecoklatan dengan merata di seluruh permukaan. Bezel juga sudah tidak bisa diputar. Dengan dibantu oleh tukang service jam antik langganan, ahli poles jam, penggantian parts seperti mika, seal dan crown, akhirnya jam ini bisa kembali berfungsi.


Rolex ini adalah sebuah Thunderbird ref.1625 yang diproduksi pada kwartal kedua tahun 1961. Desainnya mirip dengan generasi Thunderbird yang lebih tua yaitu Ref.6609. Kemungkinan adalah dial dan jarum jam ini masih menggunakan sisa dial dan jarum ref.6609. Jarum yang digunakan model daun (leaf hands) dengan indeks runcing. Warna dial awalnya hitam, karena proses alami dengan adanya pengaruh lembab yang konsisten selama bertahun-tahun maka warna dial berubah menjadi kecoklatan. Warna ini sering disebut sebagai Tropical dial. Warna semua tulisan pada jam ini menggunakan tinta emas. Walaupun kondisi warna dial sudah berubah warna namun semua tulisan masih terbaca dengan jelas dan tidak ada yang hilang.


Yang paling saya khawatirkan saat memutuskan untuk membeli jam ini adalah kondisi movementnya karena saat pertama saya terima saya tidak bisa membuka case back. Syukurlah, Saat berhasil membuka caseback ternyata kondisi movement masih sehat dan hanya perlu diminyaki kembali karena kondisi movement kering. Movement menggunakan automatic Cal.1560. Thunderbird 1625 generasi lebih baru sudah menggunakan cal.1570.


Menyenangkan rasanya berhasil menghidupkan kembali sebuah jam antik yang memiliki value tinggi seperti ini. Saya memang lebih suka untuk menyimpan Rolex yang memiliki jarum runcing dengan indeks yang variatif seperti ini. Biasanya diproduksi sampai awal tahun 60-an, karena setelah itu Rolex menggunakan desain jarum dan indeks kotak (balok). Kombinasi antara warna Tropical dial dan indeks serta jarum yang menua terlihat serasi sekali dan menunjukkan usianya yang tua. jam ini saya pasangkan dengan Hodinkee strap warna coklat muda yang sangat lembut kulitnya dan nyaman saat dipakai.


Jam Yang Pernah Dikenakan Presiden Amerika



Bagi para penggemar jam, melihat sosok orang nomor satu di sebuah negara bukan saja dilihat dari profilnya, tapi juga jam apa yang mereka pakai dalam keseharian menjalankan sebuah negara. Posting kali ini saya ingin menampilkan beberapa presiden Amerika Serikat di era modern yang, selain sering dibicarakan karena profesinya, juga karena jam yang mereka kenakan selama menjadi presiden.


FRANKLIN D. ROOSEVELT

Presiden ini sering disebut sebagai FDR (foto atas), sehari-hari mengenakan sebuah jam Triple date Calendar yang diberi merk TIFFANY & Co. Jam ini diproduksi oleh MOVADO pada tahun 50-an dan dijual secara eksklusif oleh TIFFANY & Co dengan menggunakan merk toko tersebut.


 HARRY S. TRUMAN

President ini bukanlah tipe orang yang menggemari trend terutama untuk jam tangan. Truman adalah penggemar tools watch terutama Chronograph. Selama 23 hari dalam Potsdam Conference di musim panas 1945, Truman terlihat mengenakan jam UNIVERSAL Geneve Tri Compax. Saat itu, UNIVERSAL merupakan jam yang sangat populer terutama tipe Tri Compax yang masuk dalam kategori sport watch. Jam ini diproduksi pertama kali pada tahuyn 1944, setahun sebelum conference itu diadakan dan menjadi kian populer setelah dikenakan oleh Truman. Jam sport chronograph lain yang Truman sering kenakan adalah sebuah GALLET 'Flying Officer'. Jam GALLET ini merupakan jam hadiah dari staf Truman pada tahun 1939.



JOHN F. KENNEDY

Salah satu mantan Presiden AS yang sering dibicarakan adalah John F.Kennedy (JFK). Ketika pertama kalinya JFK bertugas di Gedung Putih, dia mengenakan sebuah jam Omega Ultra Thin solid gold yang merupakan hadiah dari Senator Grant Stockdale. Pada caseback terdapat tulisan “President of the United States John F. Kennedy from his friend Grant.” Stockdale saat itu sangat optimis bahwa JFK akan menjadi presiden AS, dan ternyata benar. Pada December 2005, Omega Museum, di Bienne, Switzerland, membeli jam tersebut di sebuah lelang seharga $420,000. Jacqueline Kennedy menulis surat terima kasih kepada Stockdale atas hadiah yang telah diberikan, dan dalam surat itu Jacqueline menggambarkan jam yang diberikan oleh Stockdale sebagai “nicer than the watch I gave him.” Sampai sekarang tidak ada yang pernah tahu jam apa yang sebelumnya Jacqueline berikan kepada JFK. Mungkin yang dimaksud adalah sebuah jam Cartier Tank sebagai hadiah ulang tahun perkawinan ke-4 dengan JFK. Jam inilah (Cartier Tank) yang dikenakan oleh JFK saat dia ditembak pada sebuah parade di tahun 1963. JFK juga memiliki jam lain sebagai hadiah yaitu sebuah Hamilton, yang merupakan hadial ulang tahun dari Gubernur Pennsylvania David Lawrence pada tahun 1962.



 Salah satu jam yang paling sering dibicarakan terkait JFK adalah sebuah Rolex Day-date Ref.1803 yellow gold. Bukan karena jamnya, tapi siapa orang yang memberikan jam tersebut. Marilyn Monroe memberikan jam ini pada tahun 1962 dengan tulisan yang digrafir di case back "With Love as Always". Tulisan itu menunjukkan bagaimana tingkat hubungan antara JFK dan Marlyin Monroe. JFK tidak menyimpan jam ini dan memberikan kepada kolega-nya.


LYNDON B. JOHNSON

Lyndon B. Johnson (LBJ) seringkali dikaitkan dengan Rolex Day-Date 1803 dan dari sana lah muncul sebutan The president' watch. LBJ seringkali terlihat mengenakan Rolex 1803 dalam setiap kesempatan acara kenegaraan. Selain itu, LBJ juga memiliki jam Vulcain Cricket yang sering disebut sebagai jam-nya presiden AS karena setiap presiden baru akan diberi jam tersebut.


Foto di bawah merupakan jam Vulcain Cricket (alarm) yang dimiliki oleh LBJ saat menjabat sebagai Presiden AS. pada dial terdapat inisial 'LBJ' yang ditulis tangan.


GERALD FORD

Gerald Ford (GF) menjabat sebagai presiden AS ketika era jam digital dan quartz mulai menjadi trend di dunia horology. Saat itu GF terlihat selalu mengenakan sebuah jam digital yang diproduksi oleh Hamilton yaitu Pulsar (brand Pulsar saat ini dimiliki oleh SEIKO). Pulsar merupakan jam digital pertama yang dibuat oleh Hamilton dan segera menjadi banyak perbincangan di Amerika. Banyak tokoh, politisi dan selebritis yang terlihat dengan bangga mengenakan jam tersebut. Tidak terkecuali GF sebagai presiden. Ketika Hamilton mengeluarkan jam digital yang memiliki fungsi kalkulator, GF sangat antusias untuk memilikinya. GF meminta istrinya Betty untuk membelikan jam tersebut untuknya sebagai hadiah natal pada tahun 1974. Istrinya menolak untuk membelikan, karena Hamilton calculator tersebut harganya US$4,000, yang dianggap terlalu mahal untuk sebuah jam tangan.


BILL CLINTON

Mantan presiden yang satu ini dikenal sebagai kolektor jam dan terlihat seringkali tampil dengan beberapa jam yang berbeda. Pada masa kampanye dan awal-awal masa kepresidenan di Gedung Putih, Bill terlihat selalu mengenakan sebuah jam digital sederhana merek Timex Ironman Triathlon. Kemudian, Bill terlihat lebih bergaya dengan mengenakan jam-jam yang secara kualitas dan visual sangat menarik.

Bill Clinton mengenakan Audemars Piguet Jules Audemars Red Gold

Bill terlihat mengenakan Panerai PAM 89
Bill dan Jaeger Le Coultre Navy Seal Titanium

BARACK OBAMA

Barack Obama awalnya adalah pengguna Tag Heuer 1500 Quartz dengan leather strap. Setelah menjadi presiden, sejak 2007 Obama terlihat selalu mengenakan sebuah jam Jorg Gray chronograph quartz, yang merupakan hadiah ulang tahun dari 3 orang Secret Service. Obama sepertinya bukanlah penggemar jam tangan, karena tidak pernah terlihat Obama mengenakan jam lain selain jam hadiah tersebut.


Bagaimana Terhindar Membeli jam Antik yang Jelek?



 Tulisan ini merupakan sambungan dari 2 tulisan sebelumnya yang bercerita tentang dampak positif dan negatif dari semakin menjamurnya blog jam lokal. Tulisan ini juga merupakan rspon dari permintaan beberapa pembaca blog yang menanyakan apa hal yang harus dilakukan agar terhindar dari membeli jam antik yang jelek. Jelek, disini maksudnya adalah jam antik yang palsu, franken, kondisi fisik jelek, berjalan tidak normal (kecepatan, lambat bahkan mati total), atau jam antik yang tidak sesuai pakem desain saat jam tersebut diproduksi. Tulisan ini murni pendapat saya berdasarkan apa yang saya alami selama 16 tahun menggeluti hobby ini.

1. BANYAKLAH BERTANYA

Ketika anda melihat sebuah jam antik yang anda sukai dan berniat untuk membelinya, sedangkan anda sendiri ragu atau ingin agar jam itu seperti yang anda harapkan, maka banyak-banyaklah bertanya kepada si penjual. Dengan banyak bertanya, tentu anda akan mendapatkan gambaran mengenai jam yang hendak anda beli itu. Tanyalah mengenai mulai dari originalitas, kondisi, perkiraan periode produksi (bila bisa diketahui dari fisik jam) dan pertanyaan lain yang relevan. Dengan banyak bertanya, anda juga secara otomatis ikut belajar dan menambah pengetahuan tentang jam antik.

Hal lain dengan banyak bertanya adalah juga, anda bisa mengetahui apakah si penjual mengenal betul jam yang dia jual, punya passion di jam atau hanya jual saja tanpa tahu (atau tidak mau tahu) jam yang dia jual. Saya pernah mencoba untuk bertanya ke beberapa penjual jam antik tentang jam yang dia jual. Dan dari jawaban yang disampaikan saya bisa mengetahui apakah si penjual cukup informatif, tidak tahu apa-apa, atau malah memberi informasi yang menyesatkan.


 Bukan berarti ketika anda menyadari bahwa ternyata si penjual tidak mengerti info tentang jam yang dia jual dan anda batal membeli. Kalau memang anda yakin kalau jam yang hendak anda beli memang anda sukai dan kondisinya bagus, tentu tidak ada alasan untuk batal. Banyak tidaknya pengetahuan penjual terkait jam yang mereka jual, tidak berbanding lurus dengan kualitas barang yang mereka jual.

Banyak bertanya juga bisa anda lakukan kepada orang lain yang anda ketahui memang memiliki pengetahuan terkait jam. Orang-orang ini banyak yang juga memiliki blog jam, jadi anda bisa dengan mudah menghubungi dan bertanya. Atau orang lain yang anda tahu memang memiliki passion di jam antik. Biasanya, orang yang memiliki hasrat besar di hobby ini memiliki banyak informasi yang relevan. Semakin banyak bertanya, semakin banyak pula informasi yang anda miliki yang berguna dalam menentukan pembelian jam antik yang anda sukai.

2. TELITI SEBELUM MEMBELI

Salah satu 'senjata' bagi peng-hobby jam ketika berburu jam antik adalah sebuah kaca pembesar kecil yang praktis dan sangat berguna. Dalam membeli jam bekas, tidak hanya jam antik, memang mau tidak mau kita harus teliti sebelum membeli. terutama untuk jam antik, kaca pembesar sangat diperlukan untuk melihat dengan jelas kondisi penuaan pada dial jam atau juga movement. Dalam membeli jam antik, toleransi terhadap kondisi juga harus besar. Karena memang kondisi jam antik tidaklah sebagus jam-jam modern. Karena itulah, justru keunikan dan keseksian sebuah jam antik. Hindari membeli jam antik yang kondisinya rusak, karena membetulkan sebuah jam antik yang mati bisa jadi lebih sulit atau mahal dari harga jam itu sendiri. Terutama untuk jam antik yang value-nya tinggi. Belilah jam antik yang memang berfungsi normal.


Hal lain yang perlu diteliti adalah terkait pakem. Jam antik rentan di-'modifikasi' dengan part lain yang tidak sesuai dengan periode produksi yang sama, atau dari jam merk lain. Mungkin kalau diganti dengan parts lain dalam brand yang sama dan cocok masih acceptable. Misal, sebuah Omega antik yang sering memiliki bagian part yang diganti adalah crown (kenop). bagi saya pribadi penggantian itu masih acceptable. Namun ada juga penggemar jam yang menuntut semua parts harus bawaan jam tersebut. Nah, anda juga perlu untuk tentukan batas toleransi anda sendiri..


3. MENCARI INFO SEBANYAK MUNGKIN

Media internet adalah sumber yang sangat baik bagi kita untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin terkait dunia horology. Banyak web dan blog yang memberikan informasi yang detail dan sistematis dalam menjelaskan sebuah jam. Kita juga bisa melihat banyak jam antik yang masih sesuai dengan kondisi asli saat diproduksi. Dari banyak membaca dan melihat, maka pengetahuan kita juga akan bertambah dan merupakan bekal yang baik ketika hunting. Beberapa blog jam lokal juga sudah memberikan informasi yang berguna terkait produk yang dijual, atau berupa review dari sebuah jam.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan rajin mengunjungi beberapa forum jam yang ada di dunia maya. Salah satunya adalah yang suka saya kunjungi adalah di kaskus.co.id. Di kaskus ada forum jam tangan yang banyak berisi informasi menarik tentang jam dan pernak-perniknya. bahkan juga ada thread untuk jam KW (palsu). Selain forum jam, anda juga bisa bergabung dengan salah satu komunitas jam KRONOMTEROFILIA di yahoogroups.

membeli jam antik secara online memang lebih beresiko daripada lihat fisik langsung. karena itu saya sarankan apabila anda membeli jam antik lebih baik bertemu dan melihat fisik langsung jam yang akan anda beli. Standar penilaian setiap orang pasti beda-beda. Yang menurut anda jelek, mungkin menurut orang lain bagus. Kecuali anda memang sudah kenal dan tahu standar kualitas dari penjual atau memang dari foto anda tahu kalau jam yang dijual kondisinya memang bagus.

Memang banyak orang bilang, kalau membeli jam antik via online seperti membeli 'kucing dalam karung', Dengan melakukan 3 hal diatas setidaknya kita masih yakin bahwa yang kita beli dalam karung memang 'kucing'. Sehingga, tidak akan mengalami membeli 'kucing dalam karung' yang ternyata isinya ayam...

HAPPY HUNTING!


Menjamurnya Blog Jam Lokal (2)




 Pada posting sebelumnya saya menulis mengenai dampak positif apa saja sebagai akibat dari marak bermunculannya blog lokal yang terkait dengan jam tangan. Porsi terbesar dari blog tersebut memang akhirnya bermuara pada satu hal: jualan jam tangan. Untuk tulisan kedua ini, saya akan melihatnya dari sisi sebaliknya, yaitu sisi yang (mungkin) negatif, kalau boleh dibilang begitu.

1. Entah disadari atau tidak, keberadaan blog-blog yang menjual jam bekas (beberapa bahkan menjual jam baru), telah menjadi alternatif bagi para penggemar jam dalam memutuskan pembelian. Sebagian dari mereka tidak lagi repot harus datang ke toko jam fisik yang ada di pertokoan atau Mall, tapi hanya dengan cukup meluangkan waktu untuk berburu secara online bisa jadi mereka menemukan jam yang mereka cari. Hal ini bermanfaat sekali terutama bagi penggemar jam yang lokasinya memang di kota yang tidak banyak pilihan toko jam. yang awalnya mereka hanya beli jam ketika datang ke kota besar, kini mereka bisa melakukannya kapanpun. Tentu saja ini tidak berlaku bagi penggemar jam yang masih belum percaya untuk membeli jam bekas. Namun pergeseran sudah mulai terjadi. beberapa dari klien saya awalnya sering membeli jam baru di toko, namun kini mulai beralih untuk berburu di blog-blog jam lokal. Kecuali kalau jam yang dicari sangat spesifik dan memang tidak/ belum ada bekas nya.

Dalam acara Kumpul Penggemar Arloji bisa terjadi transaksi
2. Melihat perkembangan bisnis jual jam lewat blog ternyata cukup menguntungkan, membuat banyak orang yang mencoba mengadu peruntungan dengan masuk dalam bisnis ini. Karena membuat blog sangat mudah dan cepat, jadi dalam waktu 5 menit saja mereka sudah bisa mulai bisnis bidang ini. Hanya saja, saya melihat banyak juga orang yang masuk ke bisnis ini namun tidak disertai dengan kemampuan dan kemauan untuk mengerti dengan baik dunia horologi, atau setidaknya belajar untuk bisa memberikan kebenaran informasi terkait jam yang dijual di blog. Beberapa kali saya melihat ada jam-jam (terutama ayang antik) yang sebenarnya tidak layak untuk dijual. Kenapa saya bilang tidak layak? bisa jadi karena jam itu adalah palsu, franken, tidak sesuai pakem atau kondisinya yang sebenarnya tidak layak (misal rusak atau cacat).

Suatu kali, teman sesama penggemar jam mengirimkan saya begitu banyak jam antik yang dia beli dari blog dan juga perorangan. yang saya sedih adalah, mayoritas jam antik yang dia miliki ternyata tidak layak (menurut standar saya), untuk disebut sebagai barang koleksi. dan ketika saya jelaskan kecurigaan saya, dia sempat kaget, karena sewaktu beli jam itu dibilang sebagai all original, rare, collectible dll. Saya tidak tahu, apakah penjual jam itu memang tidak tahu tentang jam yang dia jual, atau memang dia sengaja berbohong agar barang jualannya cepat laku? Yang gawatnya adalah: penjual dan pembeli sama-sama tidak tahu mengenai jam yang diperdagangkan. Semua hanya bermodalkan 'katanya'..

Early Rolex Ref.1500 original hands

3. Terkait dengan nomor 2 diatas. Melihat perkembangan bisnis jual-beli jam antik semakin meluas, hal ini ternyata juga membuka peluang bagi para 'pengrajin' jam antik aspal dari luar Indonesia untuk ikut 'meramaikan' pasar jam antik di Indonesia. Saya sebut 'Aspal' karena rata-rata jam antik semacam itu menggunakan movement jam antik original, tapi selebihnya (casing, jarum, dll) nya buatan sang pengrajin. Jam-jam model begini biasanya masuknya melalui jalur yang sama. Bisa melalui perantara makelar dan peng-hobby juga. Penyebarannya saya lihat mulai halus, yaitu dengan cara tidak memasarkannya dalam jumlah sekaligus banyak, tapi sedikit demi sedikit. (Mungkin saya perlu tulis dalam thread terpisah terkait hal ini).


Menjamurnya Blog Jam Lokal (1)



Beberapa rekan penggemar dan pengunjung setia blog menghubungi saya dan mempertanyakan jarangnya posting baru untuk blog ini dan malah lebih sering update blog jualanjam. Memang saya akui kalau saya sudah semakin sulit untuk mencuri waktu dan menulis review, cerita ataupun artikel informative lain terkait jam di blog ini. Memang, kalau posting jam untuk jualan jam saya tidak perlu berpikir panjang dan lama karena disana tidak mengikutkan pendapat dan analisa saya secara porsi besar. Hanya tuliskan spek dan info lain terkait jam yang dipajang, beres!
 
Dan sekarang saya akan mulai menulis lagi..

Kalau anda perhatikan selama 3 tahun belakangan ini semakin banyak blog yang memiliki konten jam, baik yang isinya segala informasi, review ataupun hal lain terkait, dan juga (kebanyakan) merupakan blog jual jam. Perkembangan ini membuat saya kaget juga karena saat saya memulai membuat blog tentang jam (jamkuno.blogspot.com) pada tahun 2006, yang namanya blog tentang jam masih bisa dihitung dengan dengan jari sebelah tangan. Di awal tahun 2013 saya coba hitung sepintas sudah lebih dari 77 blog jam lokal, itu belum termasuk blog yang belum terdeteksi dan saya yakin masih akan muncul lagi banyak blog-blog sejenis. Ini diluar forum-forum arloji yang berbasis di Indonesia, seperti di kaskus.co.id, yang memiliki banyak sekali informasi berharga terkait dunia horologi.


Kondisi ini menunjukkan beberapa hal:

1   Dunia horologi Indonesia semakin terbuka. Banyak penggemar jam yang selama ini merasa dirinya hanya sendiri saja, kini mulai menemukan teman-teman se-hobby dan juga komunitasnya. Orang-orang yang memiliki passion yang sama dalam mengoleksi jam tangan. Hampir setiap hari saya dihubungi baik telepon, sms atau email oleh orang-orang yang ternyata memiliki passion yang sama dengan saya. 

  Akan semakin banyak penggemar jam yang semakin ‘melek informasi’ karena mudahnya mendapatkan informasi tentang sebuah jam di blog local atau melalui forum jam yang ada di Indonesia.


Saya sebagai penggemar jam menjadi lebih tahu bahwa Indonesia ternyata adalah salah satu ‘surga’ buat jam antik karena beberapa kali saya melihat jam-jam antik yang tergolong rare dan collectible dimiliki oleh teman-teman disini. 



      Bila melihat sebagian besar konten blog yang berjualan jam, maka bisa juga dikatakan bahwa dunia horologi ternyata bisa memunculkan sebuah bisnis (dan pebisnis) baru, yaitu jual-beli jam bekas. Beberapa blog yang menjual jam saya perhatikan frekwensi barang terjual dan hit yang masuk ke blog tersebut cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa bisnis jual jam bekas online ternyata menggairahkan dan juga mestinya menguntungkan..!

     Dengan banyaknya blog lokal terkait jam, memberikan banyak pilihan bagi para penggemar jam yang ingin mencari jam yang dikehendaki tanpa perlu repot berkunjung ke toko jam setempat. Bahkan penggemar yang berada di remote area juga bisa memilih dan memiliki jam yang disukai hanya dengan search and click saja..!


    Para penggemar jam yang bosan dengan koleksi jam mereka bisa punya alternative lain untuk menjual jamnya. Mungkin selama ini mereka jualnya di toko jam bekas, sekarang bisa me-nitip jual-kan di blog dengan harapan mendapatkan harga yang lebih baik. Untuk kondisi seperti ini, 2 pihak (pemilik jam dan pemilik blog) sama-sama diuntungkan. Pemilik jam akan mendapatkan harga yang (mungkin) lebih bagus dan pemilik blog akan semakin memperbanyak jumlah kunjungan ke blog-nya.

    Harga jam bekas jadi memiliki semacam ‘standard harga’. Banyak orang menjadi lebih terbuka informasinya terkait harga pasaran sebuah tipe jam yang diinginkan. Hal ini menguntungkan ketika mereka melakukan penawaran terhadap sebuah jam.